Kencan Dengan Tuhan
Selasa, 19 Desember 2017

Bacaan: Yakobus 1:5 “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, — yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit —, maka hal itu akan diberikan kepadanya.”

Renungan:
Seorang wanita menikah dengan kekasihnya setelah mengetahui bahwa dia telah hamil. Sebelum menikah, wanita ini sudah mencoba untuk menggugurkan kandungannya dengan berbagai cara, tetapi Tuhan berkehendak janin itu tetap hidup dan dilahirkan. Setelah anak tersebut lahir diberi nama Vincent. Vincent tumbuh dengan emosi yang tidak stabil. Ia suka melawan dan memberontak. Kalau emosinya sedang naik, dia akan melempar benda apa saja yang ada di sekitarnya. Akhirnya kedua orang tuanya membawa Vincent ke seorang konselor Kristen.




Setelah diselidiki, mereka menyadari bahwa akar dari kelabilan emosi Vincent sesungguhnya bersumber dari niat mamanya yang mau menggugurkannya ketika Vincent masih dalam kandungan. Ternyata di dalam diri seorang anak yang pernah akan diaborsi sudah tertanam satu penolakan, yang akan membuat dia bertumbuh di dalam emosi yang tidak stabil. Malam harinya mereka mengadakan doa bersama untuk mengadakan rekonsiliasi dengan Vincent. Di hadapan Vincent, sang mama bercerita tentang dosa yang telah diperbuatnya di masa lalu, yaitu hendak menggugurkannya. Saat itu juga kedua orang tuanya meminta maaf kepada Vincent karena sudah pernah menolak kehadirannya ketika dalam kandungan. Tuhan memberkati keluarga yang sehati datang memohon pemulihan. Seiring dengan berjalannya waktunya, Vincent bertumbuh menjadi anak mau mendengarkan nasihat kedua orang tuanya. Emosi Vincent semakin hari semakin terkontrol. Hati yang terbuka merupakan awal dari pemulihan keluarga.

Ada masalah-masalah yang kita hadapi saat ini karena kesalahan kita di masa lalu. Oleh karena itu, marilah kita terbuka di hadapan Tuhan supaya Dia mengoreksi dan menasihati kita. Jika saat ini kita sedang berhadapan dengan sebuah persoalan yang rumit, berdoalah dan tanya kepada Tuhan apa akar masalahnya. Mintalah hikmat dan jalan keluar dari Tuhan, karena Tuhan memberi kepada orang yang meminta. “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, ….., maka hal itu akan diberikan kepadanya.” (Yak 1:5). Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, saat ini aku membawa satu permasalahan yang belum dapat aku selesaikan. Penuhilah aku dengan hikmatMu, agar aku mengetahui apa yang menjadi akar dari permasalahanku ini. Yesus, ampunilah aku orang yang berdosa ini. Amin. (Dod).

YesusCintaIndonesia.com

Translate »