Kencan Dengan Tuhan
Jumat, 29 Desember 2017

Bacaan: Yeremia 17:5, 7 Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!”

Renungan:
Ada seorang lumpuh yang sedang berbaring di dekat kolam Betesda. Ia menunggu malaikat Tuhan yang sewaktu-waktu akan turun ke kolam itu dan mengguncangkan air yang ada di dalamnya. Sebab, barangsiapa yang lebih dulu masuk ke dalam kolam itu akan menjadi sembuh. Yesus mengetahui bahwa orang lumpuh itu telah lama berada dalam keadaan demikian. Untuk itu Ia menawarkan kesembuhan kepada orang lumpuh itu dengan bertanya, “Maukah engkau sembuh?” Orang lumpuh itu menjawab, “Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku.” Seharusnya orang lumpuh itu hanya perlu menjawab, “Ya”. Tetapi, orang lumpuh itu seolah-olah menyalahkan orang lain atas kondisi yang ia alami.




Terkadang kita pun sama seperti orang lumpuh tersebut. Ketika kita terlampau mengandalkan orang lain, kita sudah menjadikan diri kita tidak berdaya, menjadikan hati kecewa dan tidak jarang mempersalahkan orang lain atas keadaan yang kita alami. Terlebih daripada itu, kita tidak dapat melihat pertolongan yang Tuhan tawarkan kepada kita.

Manusia memang memiliki kelemahan dan keterbatasan. Untuk itu kita memerlukan satu pribadi yang kuat, yang dapat kita andalkan, yaitu Yesus. Sebagai pengikutNya, sudah seharusnya kita mengandalkan Yesus dalam segala aspek kehidupan kita. Sebab firmanNya jelas mengatakan bahwa terkutuklah orang yang mengandalkan manusia dan kekuatannya sendiri. Akan tetapi diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan dan menaruh harapannya pada Tuhan. Jika dahulu kita tidak mengandalkan Tuhan, sekarang sudah saatnya untuk mengandalkan Tuhan. Nantikanlah perkara besar yang akan Ia kerjakan ketika kita mulai mengandalkanNya. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, ampunilah aku karena aku sering meragukan kuasaMu dan mengandalkan kekuatanku sendiri. Kini, buka hatiku agar aku terbuka dan mulai mengandalkan Engkau sebagai satu-satunya kekuatanku. Amin. (Dod).

Translate »