Bacaan: Matius 6:14-15 “Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”




Renungan:
Hari itu seorang guru ingin memberikan pelajaran yang amat penting bagi murid-muridnya. Ia menyediakan kantong plastik yng cukup besar untuk masing-masing anak di kelasnya dan diberi nama. Setiap kali ada orang yang mereka benci dan tidak dapat dimaafkan, mereka harus memasukkan satu buah tomat ke dalamnya. Ketika mereka berjalan ke sekolah, di dalam kelas, saat istirahat dan pulang ke rumah kantong itu harus mereka bawa dan kalungkan dengan tali di leher mereka selama 1 minggu. Banyak anak yang mengeluh karena tugas ini, apalagi tomat-tomat itu kemudian busuk dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Ada sebagian anak yang akhirnya membuang kantong tersebut sebelum waktu yang ditentukan berakhir.

Kebencian, dendam dan kepahitan yang dipelihara adalah seumpama tomat-tomat yang kita simpan di dalam kantong dan dibawa ke manapun kita pergi. Semakin lama kita menyimpan kebencian dan kepahitan tersebut, ia akan membusuk dan mengeluarkan bau yang tidak enak. Akibatnya tubuh jasmani dan rohani kita tidak sehat. Kita akan mudah tersinggung, bicaranya ketus, tidak ada senyum, egois dan orang tidak merasa nyaman bila dekat dengan kita. Sebagian orang berpikir bahwa memberi maaf merupakan kekalahan dan kerugian, padahal kita hidup sampai saat ini karena ada pintu maaf dari Tuhan bagi kita. Memaafkan bukan kekalahan, tetapi merupakan suatu tindakan pembebasan diri dari beban, tekanan dan rasa frustasi.

Mari kita lepaskan pengampunan untuk setiap orang yang pernah menyakiti hati kita. Jangan sampai kita menambah daftar orang yang terkena penyakit kanker hati, paru-paru, mag, migrain, jantung dan penyakit jiwa karena akar kepahitan yang kita pelihara dalam hati. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, bebaskan aku dari akar kepahitan yang selama ini mengikat dan membelengguku, agar tubuh, jiwa dan rohku sehat sempurna. Amin. (Dod).

silakan like, comment, share, dan subscribe YCI di:
web : YesusCintaIndonesia.com
Youtube : yesus cintaindonesia
FB : Yesus Cinta Indonesia
Twitter : Yesus cintaindonesia

Translate »