Kencan Dengan Tuhan
Kamis, 1 Maret 2018

Bacaan: Kis 3:2
“Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah.”

Renungan:
Banyak pengikut Yesus mengharapkan supaya mujizat terjadi di dalam kehidupannya, namun seringkali mujizat tidak terjadi karena ada hal-hal yang menghalanginya. Salah satu penghalangnya adalah kebiasaan lama. Di dalam Kis 3:2 tertulis, “… Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah…” Orang yang dimaksud dalam ayat ini adalah orang lumpuh sejak lahirnya. Tiap hari ia diletakkan dekat gerbang Bait Allah untuk meminta sedekah. Orang lumpuh itu sepertinya tidak ada keinginan untuk sembuh, yang terlihat hanya keinginan akan uang untuk mencukupi hidupnya. Bisa jadi awalnya ia tidak berharap seperti itu, tetapi karena banyaknya hasil dari apa yang dilakukannya itu, maka ia menjadi keenakan.




Mungkin kita belum mengalami mujizat karena kita masih seperti orang lumpuh itu yang hidupnya sudah terlalu enak dengan kebiasaan yang lama. Jika kita ingin mengalami mujizat, seharusnya kita mengubah kebiasaan lama yang tidak mendukung terjadinya mujizat. Masalahnya apakah kita siap meninggalkan kebiasaan atau cara hidup kita yang lama?

Jika kita berdoa minta anak, apakah kita siap jam tidur kita terganggu dengan harus bangun kapan saja? Jika kita berdoa minta naik jabatan, apakah kita siap mengemban tanggung jawab yang lebih besar? Jika kita berdoa supaya ada perubahan besar di Indonesia, apakah kita siap menaati peraturan baru yang ditetapkan pemerintah? Ingatlah, bahwa mujizat juga butuh perubahan hidup. Kita harus memaksakan diri untuk mengubah kebiasaan yang lama, supaya kita mengalami mujizat yang lebih besar. Tuhan memberkati.

Doa:
Yesus, ampuni aku karena aku berdoa minta mujizat terjadi, tetapi pola hidupku tidak kusiapkan untuk berubah. Amin. (Dod).

YesusCintaIndonesia.com

Translate »